BAB VII
PENUTUP
7.1 Kesimpulan
Komunitas gay di kota Malang memiliki berbagai warna kehidupan terlihat dari interaksi yang dilakukan baik di dalam kelompok gay juga dengan lingkungan. Bahasa yang digunakan menunjukkan sebuah tanda bahwa mereka adalah gay di dalam kelompok atau anggota di luar kelompok dalam komunitas gay.
Bahasa verbal adalah yang sering diucapkan, dan menjadi bahasa dalam kelompok ketika membahas sesuatu. Bahasa ini merupakan bahasa gaul ala Debby Sehertian yang dikreasikan kembali.
Bahasa nonverbal ditunjukkan melalui sikap dan penampilan para kaum gay, yang diinterpretasikan oleh kaumnya sendiri juga kadangkala diikuti oleh masyarakat umum.
Persaingan antar kelompok memicu mereka mencari anggota gay baru. Tujuannya adalah saat mereka mencari pasangan dan mengaktualisasikan diri.
Sisi positif dari komunitas gay adalah kepedulian mereka terhadap bahaya AIDS, sehingga mereka sering mengadakan pertemuan rutin buakan hanya untuk inter kelompok tapi juga masyarakat secara umum.
7.2 Saran
Dalam interaksi baik di dalam maupun di luar kelompok, kaum gay diharapkan dapat menyesuaikan dengan konteks interaksi khususnya dalam komunikasi yaitu tempat, waktu, kapan dan dimana serta dengan siapa.
Masyarakat secara umum dalam menanggapi bahasa tersebut harus lebih selektif agar menghindari bahasa baik verbal maupun non verbal yang kurang sesuai dengan masyarakat.
Seharusnya dalam kelompok gay yang termasuk dalam kelompok marginal tidak perlu bersaing agar terhindar dari asumsi negatif masyarakat. Dan bagi masyarakat harus lebih peka dan menjaga diri dari segala pengaruh yang secara tidak langsung diberikan oleh komunitas kaum gay,khususnya kota Malang.
Masyarakat harus lebih terbuka pola pikir dengan tidak mendiskriminasi kaum gay.
DAFTAR PUSTAKA
Ardianto, Elvinaro dkk.. 2007. Komunikasi Massa Suatu Pengantar. Bandung : Refika Offset
Dariyo, Agoes. 2003 . Psikologi Perkembangan Dewasa Muda. Jakarta : PT Gramedia Widiasarana Indonesia
Daymon, Christine and Immy Holloway. 2008. Metode-metode Riset Komunikasi dalam Public Relations dan Marketing Communications. Terjemahan oleh Cahya Wiratama. Yogyakarta: Bentang
Devito, Joseph A. 1997. Komunikasi Antar Manusia. Jakarta : Proffesional Book
Effendy,Onong. 1994, Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek, Bandung, Remaja Rosdakarya
Kriyantono, Rachmat. 2007. Teknik Praktis: Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Mastuti Indah , 2008. Bahasa baku vs Bahasa Gaul. Jakarta :Highfest Publishing
Mulyana, Deddy. 2005, Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar, Bandung, Remaja Rosdakarya.
Rakhamat, Jalaludin. 2007, Metode Penelitian Komunikasi, Bandung, Remaja Rosdakarya.
Retnasari, Femy,dkk. 2008. Ada di Lingkaran Luar Kisah Seksualitas Orang Muda. Surabaya : KSGK (Kelompok Studi Gender dan Kesehatan) dan Fakultas Psikologi UBAYA
Turner dan West. 2008. Pengantar Teori Komunikasi, Edisi 3. Jakarta : Penerbit Salemba Humanika
http://veggy.wetpaint.com/page/Fenomenologi,+Hermeneutika+dan+Positivisme
http://rottee.wordpress.com/2008/08/01/fenomena-komunitas-homoseksual-studi-fenomenologis-komunikasi-verbal-dan-nonverbal-di-kalangan-gay-terselubung-di-kota-medan/
http://www.lusa.web.id/komunikasi-antar-pribadi-interpersonal-communication/
http://gayindo.forumotion.net/pojok-ruang-room-corner-f4/ciri-ciri-lelaki-gay-t4519-72.htm
Tidak ada komentar:
Posting Komentar